Contoh Jenis-Jenis Permainan (Game) Dan Simulasi Dinamika Kelompokuntuk Materi Mos / Mopd Baru
Sahabat Edukasi yang sedang berbahagia...
Dalam program Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) yang berlaku mulai tahun pelajaran 2019/2019 telah menggunakan pedoman yang menurut pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 wacana Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.
Berikut contoh-contoh permainan / game seru dan simulasi dinamika kelompok dalam program Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) selengkapnya sebagai berikut ini :
a. Bakiak
Dalam program Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) yang berlaku mulai tahun pelajaran 2019/2019 telah menggunakan pedoman yang menurut pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 wacana Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.
Berikut contoh-contoh permainan / game seru dan simulasi dinamika kelompok dalam program Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) selengkapnya sebagai berikut ini :
a. Bakiak
Cara Bermain :
Setiap individu dalam tim mengambil peran masing-masing dengan menempatkan dirinya pada sendal kayu yang tersedia secara berbaris.
Dalam permainan ini, tim melaksanakan pergerakan maju dengan menggunakan kaki secara serenta dan seirama dipandu pemimpin barisan yang paling depan. Bila kelompok sanggup melakukannya dengan baik dan cepat, maka merekalah pemenangnya.
Dalam permainan ini, tim melaksanakan pergerakan maju dengan menggunakan kaki secara serenta dan seirama dipandu pemimpin barisan yang paling depan. Bila kelompok sanggup melakukannya dengan baik dan cepat, maka merekalah pemenangnya.
b. Rolling Cycle
Peralatan : Karpet panjang ukuran 12m x 1/2m (ukuran disesuaikan), kedua ujung dilekatkan sehingga membentuk lingkaran.
Cara Bermain :
Setiap individu dalam tim mengambil tempatnya masing-masing dalam karpet dan menengadahkan tangannya keatas. Pemimpin tim yang terdepan memberi komando untuk melaksanakan pergerakan secara serentak dan seirama untuk maju.
Apa pun caranya, kreativitas tim sangat diharapkan untuk melaksanakan pergerakan cepat tanpa melaksanakan kesalahan. Kaki pemain tetap diatas karpet, bila keluar maka pemain dianggap gagal.
Apa pun caranya, kreativitas tim sangat diharapkan untuk melaksanakan pergerakan cepat tanpa melaksanakan kesalahan. Kaki pemain tetap diatas karpet, bila keluar maka pemain dianggap gagal.
c. Ember Bambu
a. Bambu besar 2 buah
b. Bambu kecil 10 buah (sesuaikan dengan jumlah anggota dalam tim)
c. Ember dan air
Cara Bermain :
Tancapkan kedua bambu besar dengan jarak 5-10m (bisa disesuaikan). Letakan baskom berisi air diatas salah satu bambu besar. Setiap individu dalam tim memegang bambu kecil yang disediakan sebagai alat permainan.
Pemimpin tim mengkomandokan kepada timnya untuk memindahkan baskom yang berada pada salah satu bambu ke bambu besar lainnya dengan menggunakan bambu kecil yang telah dimiliki oleh setiap individu dalam kelompok. Ember tidak boleh jatuh dan hanya boleh memindahkan baskom dengan menggunakan bambu kecil tersebut.
Pemimpin tim mengkomandokan kepada timnya untuk memindahkan baskom yang berada pada salah satu bambu ke bambu besar lainnya dengan menggunakan bambu kecil yang telah dimiliki oleh setiap individu dalam kelompok. Ember tidak boleh jatuh dan hanya boleh memindahkan baskom dengan menggunakan bambu kecil tersebut.
d. Catok Ular
Peralatan :
a. Bambu kecil 6 buah
b. Sedotan 2 bungkus
c. Tali
Cara Bermain :
Ikat 2 bambu kecil dengan tali secara menyilang dan lakukan pada 2 bambu kecil lainnya. Tancapkan bambu tersebut pada tanah sebagai penyangga. Letakkan 1 buah bambu kecil diatas bambu penyangga dan 1 bambu lagi untuk penggantinya bila permainan usai.
Taburkan sedotan dibawa bambu sebagai ularnya. Permainannya, setiap tim bekerja sama dalam waktu singkat harus sanggup melingkarkan sedotan pada bambu diatasnya sebanyak mungkin. Cara melingkarkannya dengan menyatukan/menyambungkan kedua ujung sedotan.
Taburkan sedotan dibawa bambu sebagai ularnya. Permainannya, setiap tim bekerja sama dalam waktu singkat harus sanggup melingkarkan sedotan pada bambu diatasnya sebanyak mungkin. Cara melingkarkannya dengan menyatukan/menyambungkan kedua ujung sedotan.
e. Bola Gayung
Perlatan : Bola 2 buah dan gayung 2 buah
Cara Bermain :
Jumlah individu dalam tim harus sama, misalnya : Tim I : 7 orang dan Tim II : 7 orang. Jarak individu dalam tim harus 1 rentangan tangan. Letakan bola dalam gayung di depan pemain paling depan.
Saat komando mulai, maka pemain di depan mengambil bola dan mengestafet gayung ke pemain dibelakangnya. Pemain di depan yang memegang bola mengoper bola ke pemain belakang dengan melempar dan pemain belakang menangkap bola dengan gayung (bola tidak boleh jatuh). Saat bola sudah di tangan, maka pemain yang sudah mendapatkan gayung harus melaksanakan hal yang sama dengan pemain di depan sebelumnya.
Aturannya, dikala mengestafet gayung dan melempar bola, dilarang untuk melihat ke belakang dan pandangan harus kedepan. Setelah bola dan gayung berada pada pemain paling akhir, maka pemain paling simpulan harus berlari dengan jigjag melewati seluruh pemain di depannya dengan cepat ke barisan paling depan.
f. Rantai Nama
Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang belum saling kenal nama masing-masing, biar lebih akrab, serta memberi pengalaman tampil di depan forum.
Langkah-langkah :
1. Peserta besama pemandu berdiri di dalam lingkaran
2. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :
3. Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras biar terdengar oleh setiap peserta, kemudian peserta yang berdiri di sebelahnya (kiri atau kanan) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri. Peserta ketiga menyebutkan nama peserta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri, begitu seterusnya sampai selesai.
4. Proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan, dimulai dari peserta yang terakhir menyebutkan rantai nama tersebut.
Variasi :
Buat lingkaran, setiap peserta secara bergiliran menyebutkan nama panggilan, umur, tempat asal, pekerjaan, kemudian peserta yang lain menirukan, begitu seterusnya sampai selesai satu putaran.
Putaran kedua, semua peserta mengulangi lagi secara bergotong-royong data langsung tersebut, dengan urutan menyerupai semula.
g. Pecah Balon
Bila peserta terlalu banyak menguras pikiran atau berdebat tanpa penyelesaian yang memuaskan pada program sebelumya, hal ini akan sangat menghipnotis konsentrasi mereka untuk mengikuti program berikutnya.
Tujuan : Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya.
Tujuan : Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya.
Langkah-langkah :
1. Bagikan kepada setiap peserta sebuah balon dan seutas tali raffia (kira-kira sepanjang 2 jengkal).
2. Mintalah mereka meniup balon masing-masing.
3. Mintalah mereka mengikatkan balon tersebut di kaki kirinya.
4. Mintalah seluruh peserta berdiri di tengah ruang belajar.
5. Jelaskan kepada peserta bahwa tujuan program ini yaitu memecahkan balon orang lain sebanyak mungkin dengan cara menginjak balon-balon tersebut.
6. Beri arahan untuk mulai.
7. Bahas bersama peserta apa saja yang mereka rasakan, lihat dan dengar selama program tadi. Kenapa begitu ? Apa kesimpulan yang sanggup ditarik?
8. Sekarang topic yang direncanakan sudah sanggup dimulai.
Bahan-bahan :
Balon dan tali raffia sebanyak jumlah peserta.
h. Menggambar Rumah
Latihan ini sanggup digunakan untuk mendiskusikan kerjasama dan pengawasan di dalam kelompok. Kadang kita menerka bekerjasama dengan orang lain, padahal dalam kenyataan kita hanya mengawasi seluruh proses, tanpa kita sadari.
Langkah – langkah :
1. Mintalah peserta untuk berpasangan
2. Peganglah bolpoin / pensil bersama – sama sedemikian rupa sehingga keduanya sanggup menulis dan menggambar.
3. Di atas kertas yang dibagikan, keduanya menggambar secara bersama – sama dan menuliskan judulnya
4. Selama menggambar dan menulis dilarang berbicara
Bahan diskusi
a. Bagaiman perasaan dan reaksi anda selama menggambar tadi ?
b. Factor apa yang membantu dan menghambat anda selama menggambar tadi ?
Kemudian, mintalah peserta membentuk kelompok 4 (dua pasangan bergabung) untuk mendiskusikan apakah ada korelasi antara pengalaman tadi dengan kenyataan sehari-hari dan duduk kasus kerjasama. Waktunya cukup 15 menit saja, kemudian setiap kelompok kecil mempresentasikannya di hadapan kelompok besar.
i. Bermain Tali
Dalam segala hal, selalu akan kita hadapi berbagai masalah, dan kita tidak akan sanggup terhindar dari duduk kasus itu. Melalui program ini kita akan dihadapkan dengan suatu duduk kasus dan bagaimana kita sanggup keluar dari duduk kasus itu.
Bahan : Tali raffia
Langkah – langkah :
1. Potong tali raffia dengan ukuran 1,5 m dan bagikan kepada setiap peserta
2. Minta mereka berpasangan – pasangan, kemudian masing – masing ujung tali yang satu diikatkan ke tangan sebelah kiri. Sebelum mengikat tali yang satu lagi ke tangan kanan, silangkan tali tersebut ke tali pasangannya, kemudian ikatlah ke tangan masing – masing, ingat, sebaiknya iaktan tidak terlalu kencang
3. Setelah itu minta mereka untuk sanggup melepaskan diri dari ikatan tadi tanpa melepaskan ikatan tali
4. Jika ada pasangan yang berhasil melepaskan diri dari ikatan tersebut, mintalah mereka memperlihatkan bagaimana cara mereka untuk melepaskan diri kepada teman – teman yang lain
Tanyakan kepada mereka apa hikmah dari permainan tersebut
j. Bercermin
Latihan yang menyenangkan ini digunakan untuk mendiskusikan perasaan dan sikap dalam menuntun dan mengikuti orang lain. Acara sore yang baik.
Langkah-langkah :
1. Setiap peserta memilih pasangannya dan berdiri berhadapan dengan tangan ke atas dalam jarak kira-kira sejengkal. Mereka menirukan gerak pasangannya, layaknya sebuah cermin, demikian bergantian sesuai dengan keinginan mereka.
2. Untuk putaran kedua, pasangan meneruskan bercermin, tapi kali ini kedua tangannya bersentuhan dengan lembut.
3. Pada putaran ketiga, mintalah mereka merapatkan tangan dengan kuat, dan melanjutkan menuntun mengikuti bergantian.
Bahan diskusi :
1. Apa bedanya antara ketiga pengalaman tadi ?
2. Bagaimana perasaan anda pada setiap latihan menuntun dan mengikuti tadi ?
3. Adakah persamaan yang anda temukan dalam hal menuntun dan mengikuti dengan kenyataan sehari-hari?
k. Menggambar Wajah
Tujuan :
a. Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan impian hal ini sanggup membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya.
b. Melatih peserta satu cara sederhana wacana menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak sanggup menggambar.
Langkah-langkah :
a. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali.
b. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya.
c. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga dan sebagainya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta.
d. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara memperlihatkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :”Nama saya…(nama pasangannya), tempat tinggal….dan seterusnya.
l. Baut Barisan
Tujuan : Agar seluruh peserta sanggup berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerjasama dalam kelompok.
Langkah-langkah :
1. Peserta di bagi dalam 2 kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu sanggup masuk ke dalam salah 1 kelompok).
2. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :
a. Kedua kelompok akan berlomba menyusun barisan. Barisan disusun menurut arahan pemandu :tinggi badan, panjang rambut, usia dst.
b. Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian kedua kelompok, selesai atau belum, harus jongkok.
c. Setiap kelompok secara bergantian menyidik apakah kelompok lawan telah melaksanakan tugasnya dengan benar.
d. Kelompok yang menang yaitu kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat ( bila kelompok sanggup meyelesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk memperlihatkan bahwa mereka telah selesai melaksanakan tugas).
3. Sebelum pertandingan di mulai sanggup dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar.
m. Menggambar Bersama
Sebuah kelompok baru sanggup berfungsi sebagaimana mestinya apabila terjadi komunikasi antar orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Tujuan : Peserta menyadari arti pentingnya komunikasi dalam suatu kelompok.
Langkah-langkah :
1. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (5 orang) dan setiap anggota kelompok memiliki nomor urut sendiri-sendiri dari nomor 1 sampai 5.
2. Tiap kelompok mendapatkan selembar kertas plano dan sebuah spidol untuk menggambar.
3. Secara berurutan setiap menit, setiap orang dalam kelompok masing-masing diminta menggambar pada kertas plano yang ada, dengan syarat : tidak boleh bertanya atau bicara satu sama lain, setiap orang menggambar apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri, kemudian dilanjutkan oleh yang lain pada kertas yang sama menurut apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri pula, dan seterusnya sampai seluruh anggota kelompok memperoleh cuilan waktunya masing-masing untuk menggambar.
Bahan Diskusi :
a. Berapa kelompok yang sanggup menghasilkan gambar yang utuh dan jelas?
b. Apa kesan dan perasaan setiap orang terhadap hasil gambar kelompoknya?
c. Bagaimana seharusnya proses yang ditempuh biar hasil kerja bersama itu memuaskan semua orang dalam kelompok yang bersangkutan ?
n. Mutiara Dalam Guci
Tujuan : Merangsang kreativitas dan keberanian peserta untuk berpendapat.
Langkah-langkah :
a. Gambarlah sebuah guci dengan berisi berbagai benda di dalamnya, di papan tulis (atau di tempat yang sanggup dilihat oleh sluruh peserta).
b. Katakan kepada peserta bahwa itu yaitu gambar sebuah guci yang berisi penuh dengan bermacam kerilik, pecahan beling, dan batu-batu yang tidak berguna. Di cuilan dasar ada mutiara yang sangat mahal harganya.
c. Tanyakan kepada peserta, bagaimana caranya mengeluarkan mutiara itu dalam waktu yang singkat dan gampang.
d. Diskusikan apa hikmah yang sanggup dipetik dari permainan ini.
o. Lingkaran Berbelit
Tujuan : Menyadarkan peserta wacana pentingnya rasa 1 tim untuk memudahkan proses berguru dan bekerja dalam kelompok.
Langkah-langkah :
1. Peserta berdiri dalam lingkaran, kemudian menjulurkan kedua tangannya ke depan. Kemudian memegang tangan 2 peserta lainnya (missal : tangan kiri memegang tangan si A, ajudan memegang tangan si B) sampai membentuk suatu belitan besar.
2. Semua kerjasama untuk coba membentuk kembali lingkaran sempurna tanpa melepaskan tangan yang dipegang dan tanpa berbicara.
p. Bowling Botol
Peralatan : botol bekas, bola tending
Cara permainan :
1. Bagi menjadi 2 team
2. Susun botol sesuka anda sehingga sulit untuk dijatuhkan dalam 1 kali tendangan bola
3. Tendang bola dari jarak tertentu
Pemenang yaitu pengumpul point terbanyak.
q. Lomba Balap Plastic
Peralatan : plastic trashbag
Cara permainan :
1. Bagi menjadi 2 team
2. Plastic dibuat membentang menjadi panjang
3. Kasih tiap team 2 plastic
4. Buat lintasan race dan beberapa rintangan di lintasan tersebut.
5. Anggota team tidak boleh keluar dari plastic. Anggap itu menyerupai perahu.
6. Team yang duluan sampai garis finish terakhir itu yang menang
r. Mencari Harta Karun
Peralatan : tali raffia, slayer penutup mata, lidi
Cara bermain :
1. Bagi team menjadi 2. Pilih 1 orang sebagai pencari harta. Sisanya sebagai pengarah.
2. Tutup mata sang pencari harta.
3. Lawan boleh mengecoh sang pecari harta.
4. Tentukan harta yang dicari. Misalnya bendera. Letakkan bendera bersebrangan/ cukup jauh dari start.
5. Buat lintasan dari tali raffia. Kemudian, letakkan lidi yang banyak sebagai penghalang. Gunakan tali juga sebagai penghalang. Jika sang pencari harta mengenai lidi/tali. Maka sang pencari harta mati dan harus mengulangi dari awal diganti oleh pemain lain.
Peserta yang menang yaitu yang sanggup merampungkan dan menemukan harta karun tersebut.
s. Variasi Komunikasi Kelompok
Peralatan : telinga dan mulut, sanggup ditambahkan dengan variasi gambar.
Cara bermain :
1. bagi team menjadi 2 atau lebih
2. ambil satu pemimpin atau utusan dari setiap team
3. team membuat barisan. satu dengan yang lain menghadap satu arah. pemberi pesan menepuk pundak, jikalau sudah memperlihatkan pesan, segera berbalik kembali.
4. utusan tersebut harus memperlihatkan pesan yang diinginkan oleh pemberi pesan. pesan sanggup divariasikan mulai dari :
a. menyampaikan 1 kata/kalimat dari ujung pertama sampai ujung lainnya
b. menyampaikan 1 gambar, sehingga semua harus menggambar dan menebak gambar apa di simpulan ujung barisan
c. memeragakan 1 kata/kalimat, sehingga semua harus bergerak untuk memeragakan kalimat.
d. menyampaikan 1 suku kata secara terpisah dari setiap kelompok. nanti semua team harus menggabungkan kata yang didapat dari si pemberi pesan semua kelompok.
t. Build Up Your Own Product
Peralatan : telur, sedotan, semua hal sanggup dimasukkan, tergantung mau bikin apa :)
Cara bermain :
1. bagi team menjadi beberapa bagian
2. serahkan materi yang dipunya. materi tidak harus beli, sanggup menggunakan sampah daur ulang yang masih sanggup digunakan.
3. berikan sebuah misi. berikut ini alternatif misi yang sanggup diberikan. seru banget loo..
a. menjatuhkan telur dari ketinggian dan telur tidak boleh pecah bagaimanapun caranya
b. membuat menara tertinggi dan terkokoh dari terpaan angin dan cuaca
c. membuat pesawat yang sanggup terbang setinggi dan sejauh mungkin dan mengenai sasaran
d. peragaan busana dari materi yang tersedia dengan tema tertentu, misal : pahlawan, atau green, dsb.
Pemenang yaitu yang sanggup merampungkan misi dengan baik
u. Trading :D
Peralatan : kertas, penggaris, gunting, dan pensil
Cara bermain :
1. bagi peserta menjadi beberapa kelompok
2. penyelenggara berfungsi sebagai regulatory (berhak memilih item dan harga yang sanggup berubah setiap saat, berhak memilih nilai tukar mata uang, sanggup memilih suku bunga dan inflasi, serta sanggup memilih cuaca dan jangka waktu)
3. peserta diberikan modal uang dalam jumlah tertentu. barang berupa raw material (kertas) dan alat produksi (gunting, penggaris, cetakan, dsb) harus dibeli dengan uang yang diberikan. setiap kelompok berhak membeli apapun sesuai dengan yagn diinginkan, harga ditentukan oleh regulatory, jadi tidak ada monopoli harga.
4. barang yang dijual adalah potongan kertas berbentuk sesuai yang diinginkan, sanggup segitiga, atau bentuk lain. semakin sulit dibuat, semakin tinggi harganya.
Biarkan dinamika kelompok bermain. batasi waktu sampai 3 jam saja. banyak hal menarik akan terjadi. buat skenario misalnya harga suku bunga tinggi, jadi menyimpan uang di bank lebih tinggi hasilnya, atau misalnya buat hujan, dengan menyemprotkan air ke kertas peserta sehingga harga jatuh. dan skenario lainnya.
v. Variasi Memindahkan atau Menangkap Barang Bersama
Perlengkapan : sanggup bola, karet gelang, sedotan, gambar, bendera, dll
Cara bermain :
1. bagi peserta menjadi beberapa kelompok
2. atur peserta sehingga dengan keterbatasan alat yang digunakan harus memindahkan barang yang ada sehingga sampai garis finish/lokasi yang diinginkan. berikut ini contohnya:
a. pindahkan karet gelang dari satu korek api/ sedotan yang digigit di lisan ke yang lainnya
b. siapkan tali rapia banyak, kemudian pindahkan bola plastik besar dari satu titik ke titik lainnya
c. memindahkan obor/lilin dari satu titik ke titik lainnya untuk menyalakan obor. tim lainnya harus menyiram dengan air sampai team tersebut gagal.
d. menangkap bendera di ketinggian, sehingga tiap team berusaha membuat menara dari manusia atau menggunakan alat yang ada untuk mengambil
Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/
Posting Komentar untuk "Contoh Jenis-Jenis Permainan (Game) Dan Simulasi Dinamika Kelompokuntuk Materi Mos / Mopd Baru"